Categories: Investasi

by Nanda Lubis

Share

Categories: Investasi

by Nanda Lubis

Share

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi siang sore atau malam untuk para pembaca blog ini sekalian

Bagaimana kabarnya, semoga dalam keadaan baik-baik saja, dan sehat walafiat, untuk penulis sendiri saat ini ini saat ditulisnya tulisan ini dalam keadaan baik juga.

Kali ini penulis ingin mengangkat topik tentang pentingnya berinvestasi dan bahayanya berhutang.

Penulis ingin menulis tentang topik ini karena miris melihat diri penulis sendiri yang tiap bulannya arus garuk-garuk kepala untuk memikirkan bagaimana mengelola uang upah atau gaji yang didapatkan tiap bulannya.

Pertama, mari kita bahas tentang investasi dan pentingnya berinvestasi, investasi sangat penting karena untuk menjaga nilai mata uang kita dan untuk persiapan kebutuhan dana di masa yang akan datang.

Misalnya di kemudian hari entah itu terhitung dalam hitungan Minggu bulan maupun tahun ada keperluan mendesak yang memerlukan uang yang tidak sedikit sedangkan kita tidak memilikinya karena tidak menyiapkannya jauh-jauh hari.

Tentu hasilnya akan membuat kita kebingungan dan kalang kabut, namun hal tersebut tidak akan terjadi karena kita berinvestasi.

Lalu apakah yang dimaksud dengan investasi itu, investasi secara mudah dapat digambarkan dengan diri kita menyisihkan sebagian dari pendapatan kita dan memasukkannya atau mengalihkannya ke berbagai instrumen investasi.

Contoh instrumen investasi adalah sebagai berikut : ada emas, deposito, properti, aset digital (uang kripto), dan contoh lainnya yang belum sempat terbersit di pikiran saya sendiri mungkin para pembaca dapat menyebutkan nya di kolom komentar.

Kedua, yang akan kita bahas adalah koin satunya yaitu bahayanya berhutang.

Tahukah anda bahwa berhutang adalah hal yang sangat merugikan dan membuat pikiran dan kehidupan tidak tenang karena ada tanggungan yang tiap masa tagihan harus dibayarkan.

Seperti salah satu contoh misalnya jika kita meminjam uang sejumlah 100000000 dalam jangka waktu tempo sekian tahun kita ambil di sini 5 tahun.

Pastinya uang yang harus kita kembalikan kepada peminjam dalam jangka waktu 5 tahun tersebut tidak bulat 100000000 dikarenakan adanya bunga.

Kira-kira bunganya kurang lebih sebesar 13% jadi selama 5 tahun total uang yang harus kita kembalikan kepada peminjam adalah 113 juta.

Jika uang 100000000 tersebut dipergunakan dengan bijak misalnya untuk keperluan membuka atau mengembangkan usaha maka itu adalah hal yang baik.

Tapi bagaimana jika uang tersebut dipergunakan untuk hal-hal konsumtif yang tidak menghasilkan uang kembali kepada kita.

Tentunya itu adalah perbuatan yang mencelakakan diri sendiri, semisal contoh kita meminjam uang untuk membeli mobil itu adalah hal yang bodoh karena harga mobil atau kendaraan lainnya mengalami penurunan setiap tahunnya.

Disebabkan oleh adanya barang atau benda atau kendaraan baru yang diproduksi oleh produsen kendaraan tersebut, dan juga nilai dari barang atau mobil tersebut sudah berkurang karena pemakaian.

Maka akan lebih baik jika kita menabung lebih baiknya lagi berinvestasi untuk membeli kebutuhan kebutuhan konsumtif seperti mobil yang disebutkan tadi di atas.

Mungkin sekian yang bisa saya bagikan sampaikan dan kemukakan kepada anda pembaca sekalian semoga bermanfaat terima kasih sampai jumpa lagi.

STAY IN THE LOOP

Subscribe to our free newsletter.

Don’t have an account yet? Get started with a 12-day free trial

Related Posts

View all

  • Investasi saham menurut islam – Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, selamat siang […]

    Continue reading
  • Apa itu investasi – di tulisan blog pasgabut kali ini […]

    Continue reading
  • Apa itu reksadana – halo semuanya di tulisan ini saya […]

    Continue reading
  • Bunga deposito – halo semuanya kembali lagi ke blog pasgabut […]

    Continue reading