Categories: Uncategorized

by Nanda Lubis

Share

Categories: Uncategorized

by Nanda Lubis

Share

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, selamat malam para pembaca blog pasgabut sekalian.

Bertemu dengan saya pembuat , pengisi, dan pengurus tunggal blog ini.

Yang tadinya blog ini bertujuan untuk menghasilkan cuan, malah stuck menjadi pengeluaran rutin tahunan.

Namun tak apa, nasi sudah menjadi bubur, anyway saya tetap senang menjalaninya.

Di sela-sela kegiatan yang rutin dikerjakan pada hari-hari kerja, dan ditambah mengurus blog ini yang mana sekarang saya mengurus hanya alakadarnya saja.

Yang tadinya saya berkomitmen untuk mengisi blog ini dengan satu artikel tiap harinya.

Goyah juga disebabkan oleh padatnya aktivitas belakangan ini.

Dan saya baru bisa mengupdate artikel di blog ini, dan inipun artikel pribadi, atau bisa disebut jurnal kegiatan.

Kegiatan yang ingin saya ceritakan disini adalah tentang tugas saya yang menjadi SO pada perhelatan event G20 DWG di belitung.

Saya langsung saja bahas ke intinya.

Karena mata sepertinya agak-agak sepet nih.

Event ini jadwal nya terselenggara dalam 3 hari yaitu 7-9 september yang inti atau puncak kegiatannya.

Namun ditambah dengan kegiatan tambahan dan persiapan, pekerjaan kami kurang lebih 6-7 hari.

Dtambah dengan simulasi dan sebagainya.

Yang pertama dilakukan untuk mengetahui tugas pokok kita ialah apel pagi.

Untuk mengetahui pembagian tugas dan job desc.

Setelah apel didapat tugas yang harus saya kerjakan adalah mencari dan memberi informasi terkait negara delegasi yang saya dapatkan.

Jadi, masing-masing dari kammi SO mendapat tanggung jawab delegasi negara rata-rata 1 delegasi 1 SO.

Dimana kami diharuskan untuk berkoordinasi dengan LO atau singkatan dari Liaison Officer yang mana ketika saya cari artinya di google.

Ialah perwira penghubung, orang-orang yang jaraknya lebih dekat dengan tamu delegasi dan mengarahkannya apabila ada keperluan.

Hari-hari berlalu dan acaranya juga selesai.

Setelah beberapa kegiatan yang dilakukan.

Dari mulai penjemputan, stand by, pengamanan, pengantaran delegasi ke tempat-tempat yang ingin mereka tuju.

Seperti yang saya dapatkan delegasi dari KOICA atau republik korea cukup simpel permintaannya.

Rombongan korea hanya meminta untuk diantarkan ke pantai tanjung tinggi untuk menikmati wisata pantai di pulau belitung.

Setelah itu mereka pun meminta 1 lagi yaitu untuk mengantarkannya ke pusat oleh-oleh.

Disini yang saya lihat mereka lebih tertarik ke benda/produk yang khas dari belitung yaitu lada putih.

Atau dalam bahasa korea disebut huchu setidaknya itu yang diberitahu google translate ketika saya menggunakannya.

Singkat cerita, semua pun selesai, setelah selesai , lelah lah yang tersisa untuk dipulihkan.

Kemudian beberapa celah untuk diperbaiki juga terpikirkan disaat masa pemulihan.

Tapi rasa syukurnya tidak lupa dipanjatkan karena tidak ada teguran berarti yang saya rasakan.

Saya juga belajar untuk lebih bersabar dari teman lama yang belum mau saya sebutkan namanya.

Yah, mungkin sekian dulu, terima kasih telah membaca.

Di bawah ini saya bagikan beberapa gambar yang ingin saya bagikan terkait artikel dari pengalaman saya ini.

 

STAY IN THE LOOP

Subscribe to our free newsletter.

Don’t have an account yet? Get started with a 12-day free trial

Related Posts

View all
  • Cara membuat briket – briket adalah bongkahan padat yang terbuat […]

    Continue reading
  • Background zoom meeting lucu – Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, selamat sore […]

    Continue reading
  • jenis jenis resiko usaha – Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, selamat siang […]

    Continue reading
  • Contoh soal tes kepribadian – Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, selamat sore […]

    Continue reading