Categories: Blogging

by Nanda Lubis

Share

Categories: Blogging

by Nanda Lubis

Share

belajar google analytics

Belajar google analytics – kalian pasti ingin tau bagaimana caranya untuk meningkatkan performa website.

Baik itu untuk penjualan online, mendatangkan traffic,hingga membuat konten yang disukai oleh para pengunjung blog kalian.

Semuanya bisa kamu lakukan dengan Google Analitycs, Google Analytics menghadirkan laporan lengkap agar kamu bisa melakukan evalusi di blog.

Agar kamu lebih mudah melakukan optimasi, beberapa hal yang bisa Kamu cek melalui Google Analytics seperti :

  • Performa blog secara langsung
  • Demografi pengunjung
  • Perilaku pengunjung
  • Jumlah trafik
  • Sumber trafik
  • Kecepatan website
  • Conversion.

Baca juga tulisan PasGabut tentang cara agar blog terindeks google dalam waktu singkat

Sebelum mulai menggunakan Google Analytics, kamu harus memasangnya terlebih dulu di website kamu.

Berikut langkah – langkahnya.

Buat akun Google Analytics dan pasang di blog

Daftar Google Analyitcs

dengan mengunjungi link berikut google.com/analytics Kemudian, klik tombol Sign In, yang berada pada bagian atas halaman.

Jika Anda belum memiliki akun Gmail, silakan daftar terlebih dahulu, dengan memilih tombol Create Acount.

Untuk membuat akun baru di Google Analytics, anda perlu memasukkan beberapa informasi

Silakan isi detail yang diperlukan, dan klik tombol Get Tracking ID.

Hingga tahap ini, kamu sudah berhasil membuat akun Google Analytics.

Pasang tracking code ke blog

Selanjutnya, kamu perlu memasang tracking code ke website.

Yang pertama, Login ke dashboard WordPress

instal plugin Google Analytics, menggunakan plugin google site kit juga bisa.

Dengan menggunakan plugin google site kit, kamu bisa menggunakan beberapa layanan google sekaligus dalam satu plugin.

Untuk menginstal, pilih menu Plugins,

kemudian, Add New,

kemudian pada kolom pencarian ketikkan plugin yang ingin digunakan, bisa Google Analytics, maupun google site kit, sama saja dan mulai instalasi plugin

Setelah instalasi plugin selesai dan plugin telah diaktifkan, masuk ke menu Settings dan pilih Google Analytics.

Yang ketiga, tempel code analytics ke kolom Web Property ID dan klik tombol Save Changes.

Tracking code sudah berhasil ditambahkan ke blog WordPress.

Laporan dari Google Analytics akan tampil dalam kurun waktu 12 hingga 24 jam.

Detail statistik website Anda dapat Anda lihat pada tab Reporting.

Selanjutnya, kita

Belajar cara menggunakan google analytics.

Realtime.

Pada bagian Realtime, masuk ke bagian Overview,

Di sana, kamu bisa melihat metrik realtime blog, dalam halaman Overview,

ada beberapa data yang bisa kamu lihat, seperti,

  • Jumlah user yang membuka blog secara realtime
  • device yang digunakan untuk akses blog, seperti desktop atau mobile
  • Pageview per menit
  • Pageview per detik
  • Top referral
  • Top social traffic
  • Top keywords
  • Top active pages
  • Top locations.

Data tersebut tertampil dalam bentuk ringkasan

Untuk tampilan yang lebih lengkap, anda bisa akses submenu Locations, Traffic Sources, Content, Events, dan Conversions di bawah tulisan Realtime.

Demografi Audiens.

Siapa yang mengunjungi website Anda? dan dari mana saja mereka berasal?

semuanya bisa kalian ketahui dari Google Analytics.

Untuk melihat tampilan sederhana, alias rangkuman data audiens,

kamu bisa langsung masuk ke menu Audience, dan pilih Overview.

Di bagian ini kamu bisa melihat data, seperti,

  • Jumlah pengguna
  • Jumlah tayangan halaman
  • Jumlah pengguna baru
  • Jumlah halaman dibuka dalam satu sesi
  • Jumlah sesi
  • Jumlah sesi per pengguna
  • Bounce rate
  • Demografi berdasarkan bahasa, negara, dan kota
  • Sistem operasi yang digunakan
  • serta, informasi sistem operasi ponsel yang dipakai oleh audiens.

Kamu juga bisa cari tahu topik apa yang paling disukai oleh audiens melalui audience kemudian Interests.

Lewat menu ini, kamu bisa tahu topik apa yang diminati oleh pengunjung atau (Affinity Categories).

Produk apa yang diminati dan siap dibeli atau (In-Market Segments),dan keduanya atau (Other Categories).

Perilaku Pengunjung.

Kamu bisa mengetahuinya melalui audience, kemudian klik Behaviour

Di sana, kamu bisa tahu bagaimana audiens kamu merespons setiap halaman yang ada di blog milikmu.

Di bagian ini, kamu bisa melihat data seperti :

  • pengunjung baru dan pengunjung lama
  • frekuensi dan keterkinian,
  • engagement,
  • kualitas sesi,
  • dan kemungkinan konversi.

Selanjutnya, kamu juga bisa melihat info traffic yang masuk ke website.

Overall traffic

Data ini menunjukkan seberapa banyak website kamu dikunjungi dalam jangka waktu tertentu.

kamu juga bisa tahu seberapa populer blog yang dimiliki.

Untuk mencari tahu semua traffic, kamu bisa melakukannya dengan cara

klik menu Acquisition, kemudian klik All Traffic.

Di bawah All Traffic,masih ada pilihan channel,

treemaps, source atau medium, dan refferals.

Keempat opsi tersebut bisa kamu gunakan untuk melihat secara detail trafik website kamu.

Traffic Source.

Keuntungan mengetahui data ini adalah kamu bisa mengevaluasi dari mana sumber trafik.

kamu juga bisa menggunakan data tersebut untuk bahan pertimbangan strategi untuk menjangkau para audiens.

Ada empat Traffic Source utama di Google Analytics, yaitu

  • organic,
  • direct,
  • referral,
  • dan social.

Organic adalah trafik yang didapatkan dari hasil pencarian di mesin pencari seperti Google, Bing, Yahoo!, dan lainnya.

Direct adalah trafik yang berasal dari URL yang langsung diketikkan di address bar browser.

Refferals memuat daftar website atau channel yang mengirimkan trafik pada blog.

Social mendaftarkan media sosial apa saja yang mengirimkan trafik pada blog Anda.

Selain keempat sumber di atas, ada juga paid search dan email.

Kedua sumber trafik ini biasanya hanya ditemukan pada web bisnis dan ecommerce.

Paid search merupakan trafik yang didapatkan dari iklan.

Lalu, email merupakan trafik yang didapatkan ketika Anda melampirkan URL web di newsletter.

Website Speed.

Selain menggunakan tools seperti Google PageSpeed Insight atau tools lainnya.

kamu juga bisa mengecek kecepatan website melalui Google Analytics.

Caranya cukup dengan klik Behaviour, lanjut ke Site Speed.

Google juga memberikan rekomendasi ideal untuk loading halaman.

Klik bagian Speed Suggestions atau Saran Kecepatan.

Pilih halaman mana yang ingin kamu ketahui, Kemudian klik link pada kolom Saran Kecepatan Laman.

kamu akan langsung dibawa ke pop-up Google PageSpeed Insight.

Pop-up ini akan menganalisis halaman web yang diminta.

Dalam waktu singkat kamu akan dapatkan saran-saran yang bisa diterapkan untuk mempercepat waktu load.

Nah, kamu pasti sekarang sudah ada gambaran cara menggunakan Google Analytics.

Sekian tulisan blog PasGabut tentang belajar google analytics, semoga membantu.

Jangan lupa beri komentar, bagikan, dan berlangganan melalui email di kotak di bawah.

STAY IN THE LOOP

Subscribe to our free newsletter.

Don’t have an account yet? Get started with a 12-day free trial

Related Posts

View all

  • Cara agar blog muncul di google paling atas – Assalammualaikum […]

    Continue reading
  • Cara membuat blog – halo pengunjung pasgabut sekalian, kamu pernah […]

    Continue reading
  • Apa itu SEO Apa itu seo – seo adalah singkatan […]

    Continue reading
  • Domain adalah – halo pengunjung blog PasGabut, di postingan kali […]

    Continue reading